Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Perusahaan pengelola lebih dari 800 lokasi parkir ini menegaskan bahwa parkir modern bukan lagi fasilitas pendukung melainkan bagian dari strategi properti dan pengalaman pengunjung.

SEMARANG, KabarProperti.id — Di tengah pergeseran perilaku konsumen yang semakin mengutamakan kemudahan dan kecepatan, industri properti komersial Indonesia menghadapi tantangan baru: bagaimana memastikan pengalaman pengunjung terasa mulus sejak detik pertama mereka tiba.
Centrepark, perusahaan Smart Mobility Parking Solution yang kini mengelola lebih dari 800 lokasi dan didukung lebih dari 3.000 tenaga profesional di seluruh Indonesia, menjawab tantangan ini dengan pendekatan yang lebih strategis, menjadikan sistem parkir sebagai bagian integral dari ekosistem properti, bukan sekadar fasilitas operasional.
Langkah terbaru diwujudkan melalui pengelolaan area parkir di 23 Semarang Shopping Center dengan sistem cashless berbasis kartu uang elektronik. Pengunjung kini cukup tap masuk dan tap keluar — tanpa uang tunai, tanpa antrean di loket.
Parkir sebagai Cermin Kualitas Properti
Bagi Centrepark, perubahan ini bukan semata soal teknologi pembayaran. Ini tentang bagaimana sebuah properti komersial ingin dipersepsikan.
BACA JUGA : EduCARE Journey, Program CSR Unggulan Centrepark Group
“Pengalaman pengunjung dimulai bukan dari pintu mal, melainkan dari momen pertama kendaraan memasuki area parkir. Kelancaran akses, kemudahan pembayaran, dan rasa aman di area parkir secara langsung memengaruhi kesan pengunjung terhadap keseluruhan properti,” ujar Charles Richard Oentomo, CEO & President Director Centrepark Group.
Perspektif ini sejalan dengan tren global di industri properti komersial, di mana pengelolaan parkir telah berkembang menjadi bagian dari strategi smart building dan smart mobility.
Indonesia, dengan pertumbuhan pusat perbelanjaan dan kawasan komersial yang pesat, dinilai bergerak cepat ke arah yang sama.
800 Lokasi, Satu Standar
Dengan portofolio lebih dari 800 lokasi yang mencakup pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, rumah sakit, kawasan komersial, dan fasilitas publik, Centrepark memposisikan diri sebagai mitra strategis bagi pengelola properti yang ingin meningkatkan kualitas layanan secara menyeluruh.
Tren transaksi parkir non-tunai yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir menjadisinyal kuat bahwa masyarakat Indonesia siap — dan mulai mengharapkan — standar layanan yang lebih tinggi dari area parkir. Centrepark menjawabnya dengan terus mendorong penerapan sistem berbasis teknologi di seluruh jaringan lokasi yang dikelolanya.




