Sinar Mas Land Luncurkan Livia di Kawasan Ladoria Grand Wisata Bekasi
Mengusung gaya arsitektur mediterania dengan sentuhan natural dan modern.

BEKASI, KabarProperti.id – Pasar properti nasional pada 2026 tetap menunjukkan stabilitas yang positif sehingga menjadi momentum yang tepat bagi masyarakat untuk memiliki hunian, khususnya di segmen premium. Berdasarkan hasil survei Rumah123 pada Juli 2026 mencatat harga rumah nasional tumbuh sekitar 1,1% secara tahunan (year-on-year), mencerminkan kondisi pasar yang sehat dengan kenaikan harga yang relatif terkendali. Sementara itu, Bekasi terus memperlihatkan prospek yang menjanjikan sebagai salah satu kawasan hunian favorit di koridor timur Jabodetabek.
Sejalan dengan tren tersebut, Grand Wisata Bekasi terus memperkuat posisinya sebagai Kota Mandiri dengan lokasi hunian dan investasi yang prospektif di koridor timur Jabodetabek. Untuk menjawab tingginya antusiasme pasar, sekaligus melanjutkan keberhasilan klaster Dovia di kawasan Ladoria yang sold out hanya dalam waktu singkat, Sinar Mas Land kembali meluncurkan klaster residensial terbaru yakni Livia, sebagai pilihan hunian bagi masyarakat yang menginginkan kualitas hidup di kawasan kota mandiri yang berkembang.
CEO of Residential National Sinar Mas Land – Prasetijo Tanumihardja menyampaikan, “Antusiasme pasar terhadap setiap produk residensial yang kami hadirkan di Grand Wisata Bekasi menjadi bukti bahwa masyarakat semakin percaya pada nilai sebuah township yang berkembang secara berkelanjutan. Keberhasilan klaster sebelumnya yang terjual habis dalam waktu singkat mendorong kami untuk kembali menghadirkan Klaster Livia sebagai hunian modern yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan keluarga modern akan ruang tinggal yang nyaman, berkualitas, dan bernilai investasi. Klaster Livia dibangun sebanyak 146 unit dan dipasarkan dengan kisaran harga Rp2─3 miliaran. Kami optimistis, didukung lokasi strategis, konektivitas yang terus berkembang, serta ekosistem kota mandiri yang lengkap, Klaster Livia akan semakin memperkuat posisi Grand Wisata Bekasi sebagai salah satu destinasi hunian yang prospektif di koridor timur Jabodetabek.”
BACA JUGA : Sinar Mas Land Luncurkan Terra at Prospera Hub di Grand Wisata Bekasi
Mengusung gaya arsitektur mediterania dengan sentuhan natural dan modern, klaster Livia dibangun di atas lahan seluas 3,2 hektare dan menawarkan tiga tipe hunian. Tipe Livia 7 dengan luas tanah 84 m2 dan luas bangunan 97 m2, Tipe Livia 8 dengan luas tanah mulai dari 96 m2 hingga luas bangunan 136 m2, serta Tipe Livia 9 dengan luas tanah 153 m2 dan luas bangunan 160 m2. Setiap unit pada klaster Livia dilengkapi 3 hingga 4+1 kamar tidur, serta carport untuk tiga mobil sehingga mampu mengakomodasi kebutuhan keluarga modern yang mengutamakan kenyamanan dan fungsionalitas.
Grand Wisata Bekasi juga dilengkapi beragam fasilitas penunjang seperti Mal Living World, Sport Club, Go Wet! Waterpark, Pasar Modern dan berbagai area komersial. Selain itu, untuk melengkapi fasilitas tersebut, akan segera dibuka Farmtopia by Dairyland Cimory Group, The Quantis Club sebagai sport club baru berstandar tinggi yang semakin melengkapi gaya hidup penghuni.
Township ini juga memiliki pilihan ke berbagai institusi pendidikan unggulan seperti Sekolah Al-Azhar, Sekolah IPEKA dan Notre Dame dan akan segera hadir Sekolah Al Wildan Islamic School. Keberadaan fasilitas kesehatan seperti rumah sakit Mitra Keluarga, Hermina dan Eka Hospital turut memberi nilai tambah bagi kenyamanan dan kualitas hidup penghuni klaster Livia.
Livia terletak di sisi Barat Grand Wisata Bekasi, dekat dengan akses Tol JORR 2 melalui Gerbang Tol Setu Utara, serta dapat diakses melalui Tol Jakarta-Cikampek melalui Gerbang Tol Tambun. Sebagai kawasan hunian yang berkembang pesat, Grand Wisata Bekasi juga dilalui oleh berbagai proyek infrastruktur strategis yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) seperti Tol Becakayu, Kereta Cepat Jakarta-Bandung, LRT Jabodebek, serta jalur MRT Cikarang-Balaraja.
Kehadiran infrastruktur ini akan meningkatkan konektivitas wilayah Bekasi dengan Jakarta dan sekitarnya. Selain itu, infrastruktur ini memperlancar mobilitas masyarakat, serta meningkatkan nilai investasi properti di kawasan ini.




