Event

Astra Property dan IAI Jakarta Dorong Dialog Global

Bedah masa depan ruang urban di Jakarta Architecture Festival 2025

JAKARTA, KabarProperti.id – Astra Property, melalui Astra Land Indonesia, menunjukkan komitmennya yang kuat tidak hanya dalam pengembangan produk properti, tetapi juga dalam membangun ekosistem industri properti berkelanjutan dan visioner.

Bersama Ikatan Arsitek Indonesia (IAI Jakarta), Astra Property sukses menyelenggarakan International Conference “Reimagining Space” dalam rangkaian Jakarta Architecture Festival 2025 (JAF 2025). Acara yang berlangsung di Catur Dharma Hall, Menara Astra, pada 28 Oktober 2025, ini menjadi fasilitator dialog global yang mempertemukan lebih dari 300 profesional dan masyarakat untuk membahas masa depan ruang urban Jakarta.

Fasilitasi Dialog Strategis dengan Perspektif Global

Sebagai tuan rumah, Astra Property menegaskan perannya sebagai inisiator dialog strategis yang mempertemukan arsitek, akademisi, pengembang, hingga masyarakat. Konferensi ini menghadirkan perspektif global dari tiga negara: Indonesia, India, dan Jepang, dalam upaya merumuskan solusi inovatif untuk tantangan properti dan urbanisme di Indonesia.

Demmy Indranugroho, Head of Leasing Management and Corporate Communications Astra Property, menyatakan, “Architalks bukan sekadar sebuah acara, melainkan manifestasi dari filosofi kami bahwa properti yang baik lahir dari kolaborasi dan pemikiran yang terbuka.”

“Melalui platform ini, Astra Property memposisikan diri sebagai fasilitator bagi industri, ruang di mana ide-ide progresif bertemu dengan praktik nyata. Kami percaya bahwa untuk menghadirkan properti yang benar-benar meningkatkan kualitas hidup, kita perlu terus mendengarkan, belajar, dan berkolaborasi dengan para pemikir terbaik,” tambah Demmy.

BACA JUGA : Astra Property Akuisisi Mega Manunggal Property, Perkuat Portofolio Infrastruktur Industri dan Logistik

Konferensi ini dibagi menjadi dua sesi intensif yang membahas isu-isu krusial dalam arsitektur dan urbanisme. Sesi pertama Arsitektur Komunitas dan Ruang Hijau dengan narasumber Vinu Daniel (India) membawakan materi “Barefoot Architecture”, yang menekankan pentingnya keterlibatan komunitas kolektif dan teknik lokal dalam desain dan Adi Purnomo engulas “Reimagining Cities”, menyoroti urgensi pemanfaatan area kecil di tengah kota yang padat sebagai ruang hijau yang fungsional.

Sesi kedua,  Respon Arsitektur terhadap Iklim dan Tipologi Kota yang menampilkan narasumber Takamori Yamazaki (Jepang) yang fokus pada “Architecture & Urbanism”, menjelaskan bagaimana arsitektur harus merespon terhadap perubahan iklim dan mengeksplorasi solusi untuk ruang-ruang urban yang terbengkalai di Jakarta. Lalu  Budi Sumaatmadja dengan topik “Cities for All”, yang mengelaborasi bagaimana kota Jakarta dapat melakukan ekspansi terhadap tipologi kota untuk menciptakan inklusivitas.

Komitmen Astra Property pada Pemikiran Progresif Industri

Architalks adalah inisiatif tahunan Astra Property yang berfungsi sebagai platform dialog strategis bagi komunitas arsitektur, properti, dan urbanisme Indonesia. Program ini secara konsisten menghadirkan perspektif lokal dan internasional untuk memperkaya wacana industri.

“Kami bangga dapat berperan sebagai wadah untuk berdiskusi mengenai Jakarta dan segala potensinya, mulai dari gedung-gedung kosong, lahan, hingga ruang publik,” tutup Demmy. “Sebagai pengembang, kami berkomitmen untuk menerapkan berbagai insight dari dialog ini ke dalam proyek-proyek kami ke depan.”

Inisiatif ini menegaskan bahwa kepemimpinan di industri properti tidak hanya dinilai dari pembangunan gedung tertinggi, tetapi juga dari memfasilitasi pemikiran progresif yang mendorong industri menuju masa depan ruang urban yang lebih baik dan inklusif.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button