Event

Stasiun Jatake BSD City Resmi Beroperasi, Perkuat Kawasan Terintegrasi Berbasis Transportasi Massal

Kolaborasi Sinar Mas Land, Kemenhub, dan KAI.

SERPONG, KabarProperti.idSinar Mas Land kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan kawasan berkelanjutan melalui peresmian Stasiun Kereta Api Jatake di BSD City. Stasiun ini menjadi bagian penting dari penguatan ekosistem kawasan terintegrasi berbasis transportasi massal di BSD City dan wilayah Kabupaten Tangerang.

Peresmian Stasiun Jatake dilakukan pada 28 Januari 2026 oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia Dudy Purwagandhi, Gubernur Banten Andra Soni, Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin, CEO Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land Irawan Harahap, serta CEO Strategic Land Bank Sinar Mas Land Christopher Siswanto.

Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara PT KAI dan Sinar Mas Land dalam pembangunan Stasiun Jatake. Menurutnya, kehadiran stasiun ini mencerminkan arah kebijakan pembangunan transportasi nasional yang semakin kolaboratif, adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan.

“Dengan luas bangunan lebih dari 3.000 meter persegi, peron yang memadai, serta kapasitas pelayanan hingga 20 ribu penumpang per hari, Stasiun Jatake dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus meningkat, khususnya di kawasan Serpong, BSD City, dan sekitarnya,” ujar Dudy. Ia menambahkan, beroperasinya Stasiun Jatake akan meningkatkan kenyamanan dan kualitas layanan transportasi publik bagi masyarakat.

Sementara itu, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menegaskan bahwa pembangunan dan pengoperasian Stasiun Jatake merupakan bagian dari komitmen KAI dalam mendukung kebijakan Kementerian Perhubungan terkait penguatan ekosistem transportasi massal yang terintegrasi dengan kawasan perkotaan.

BACA JUGA : Sinar Mas Land Luncurkan Program Royal Key 2026, Permudah Kepemilikan Properti Premium Bernilai Investasi Tinggi

“Stasiun Jatake dibangun melalui skema creative financing bersama PT Bumi Serpong Damai Tbk (Sinar Mas Land) dengan pendekatan Transit Oriented Development (TOD). Inisiatif ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mendorong pengembangan wilayah yang terintegrasi dengan transportasi publik,” jelas Bobby. Ia juga menyoroti tingginya jumlah pengguna Commuter Line Tanah Abang–Rangkasbitung yang mencapai 77,55 juta penumpang sepanjang 2025, sebagai bukti peran strategis kereta api perkotaan dalam mendukung aktivitas ekonomi harian masyarakat penyangga Jakarta.

Dari sisi pengembang, Christopher Siswanto, CEO Strategic Land Bank Sinar Mas Land, menyampaikan bahwa konektivitas merupakan fondasi utama dalam membangun kota yang berkelanjutan. Kehadiran Stasiun Jatake dinilai menjadi elemen strategis dalam mendukung BSD City sebagai kawasan hunian, bisnis, dan inovasi yang terhubung dengan pusat-pusat aktivitas di Jabodetabek.

“Keberhasilan peresmian Stasiun Jatake merupakan hasil kolaborasi erat antara sektor swasta dan pemerintah. Bagi Sinar Mas Land, kerja sama ini mencerminkan semangat menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Keberadaan Stasiun Jatake BSD City juga turut meningkatkan nilai dan fungsi kawasan hunian di sekitarnya, termasuk Hiera, kawasan residensial terdekat yang dikembangkan oleh Sinar Mas Land. Dengan akses langsung ke transportasi massal, Hiera menawarkan konsep hunian modern yang mendukung mobilitas berkelanjutan.

Kawasan Hiera BSD City merupakan proyek mixed-use hasil kolaborasi antara Sinar Mas Land dan Mitbana, joint venture Mitsubishi Corporation (Jepang) dan Surbana Jurong (Singapura). Kawasan ini mencakup klaster perumahan, apartemen, serta pusat perbelanjaan yang mengusung konsep Transit Oriented Development (TOD).

Melalui kolaborasi strategis ini, Sinar Mas Land menegaskan perannya tidak hanya sebagai pengembang properti, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan kawasan terintegrasi yang selaras dengan infrastruktur publik. Kehadiran Stasiun Jatake diharapkan menjadi katalis bagi pengembangan wilayah Kabupaten Tangerang yang lebih inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button