BP Tapera Apresiasi Kolaborasi KPR Sejahtera BCA dalam Perluas Akses Hunian MBR
Keterlibatan sektor perbankan swasta menunjukkan bahwa upaya penyediaan rumah bagi MBR dapat dilakukan secara gotong royong.

TANGERANG, KabarProperti.id – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) turut menghadiri kegiatan akad massal KPR Sejahtera BCA yang diselenggarakan oleh Bank Central Asia bekerja sama dengan Vista Land Group di Perumahan Puri Harmoni Indah, Serang, Selasa (28/4) lalu. Kehadiran BP Tapera dalam kegiatan ini diwakili oleh Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera, Sid Herdi Kusuma.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan akad kredit untuk 51 unit rumah yang tersebar di tiga lokasi, yaitu di Serang, Cileungsi (Bogor), dan Cikasungka (Tangerang). Program ini menjadi salah satu bentuk upaya konkret dalam memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), termasuk mereka yang memiliki penghasilan tidak tetap.
BP Tapera menyampaikan apresiasi atas inisiatif BCA sebagai bank swasta nasional yang turut berperan aktif dalam mendukung pemenuhan kebutuhan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat. Skema KPR Sejahtera BCA dinilai memiliki semangat yang sejalan dengan Program KPR Sejahtera FLPP yang dikelola BP Tapera, meskipun menggunakan sumber pendanaan berbeda.
“Kolaborasi seperti ini menjadi elemen penting dalam memperluas jangkauan pembiayaan perumahan. Keterlibatan sektor perbankan swasta menunjukkan bahwa upaya penyediaan rumah bagi MBR dapat dilakukan secara gotong royong dan berkelanjutan,” ujar Sid Herdi Kusuma.
Program KPR Sejahtera BCA menawarkan skema pembiayaan dengan suku bunga tetap dan uang muka ringan, sehingga memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, termasuk pekerja sektor informal dan pelaku usaha mikro yang selama ini menghadapi keterbatasan dalam mengakses pembiayaan perumahan formal.
BACA JUGA : BP Tapera Dorong Akses Pembiayaan Perumahan dan UMKM di Surabaya, KUR Perumahan Tembus Rp305,26 Miliar
BP Tapera memandang bahwa pendekatan inklusif ini selaras dengan prinsip yang diterapkan dalam penyaluran KPR Sejahtera FLPP yang telah berjalan sejak 2010, yakni memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat untuk memiliki rumah layak huni.
Keberhasilan akad massal ini juga menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah, perbankan, dan pengembang dalam mendorong percepatan program perumahan nasional. BP Tapera optimistis, melalui kolaborasi yang semakin luas, akses pembiayaan perumahan akan semakin inklusif dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai segmen, termasuk sektor informal.
Dengan adanya berbagai skema pembiayaan yang saling melengkapi, BP Tapera terus mendorong ekosistem perumahan nasional yang kuat guna mendukung target pemenuhan kebutuhan hunian layak bagi masyarakat Indonesia.




