Kawasan

Summarecon Bogor, Hunian Sehat yang Memikat

Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:00 WIB

BOGOR, KabarProperti.id – Salah satu hikmah dari Pandemi Covid-19 adalah menyadarkan manusia akan pentingnya kesehatan, baik jiwa dan raga. Untuk menjaga kesehatan, banyak cara yang bisa dilakukan. Salah satunya dengan tinggal di kawasan yang mendukung gaya hidup sehat.

Namun saat ini tidak mudah menemukan kawasan yang bisa mendukung gaya hidup sehat. Jumlah penduduk yang meningkat secara pesat membuat lingkungan tempat tinggal menjadi semakin padat dan menjadi tidak sehat.

Di kawasan Bogor, salah satu developer properti terkemuka di Indonesia, PT Summarecon Agung Tbk., berbekal pengalaman 45 tahun dalam mengembangkan kawasan berskala kota di Kelapa Gading, Serpong, Bekasi, Bandung, dan Makassar, kini tengah mengembangkan kota mandiri (township) Summarecon Bogor seluas 500 hektar dengan tagline New City, New Environment, New Life.

Summarecon Bogor
Gerbang Summarecon Bogor dengan view Gunung Salak, Foro : Santo

Dalam mengembangkan Summarecon Bogor yang diperkirakan menelan investasi mencapai Rp20 triliun, PT Summarecon Agung Tbk. bekerjasama dengan Honda Imora dengan komposisi saham masing-masing 51% : 49%. Pengembangan Summarecon Bogor diperkirakan mencapai 15 tahun dan akan dihuni 35 ribu jiwa. PT Summarecon Agung Tbk. mempersiapkan proyek ini cukup lama yakni mencapai 8 tahun sebelum diluncurkan secara resmi pada akhir tahun 2020 lalu.

Summarecon Bogor yang merupakan kota mandiri ke enam yang dikembangkan PT Summarecon Agung Tbk. di Indonesia. sangat mendukung gaya hidup sehat.  Apa saja keunggulan yang dimiliki Summarecon Bogor yang mendukung gaya hidup sehat?

Summarecon Bogor
Gerbang Summarecon Bogor dari pintu tol Bogor Selatan, Foto : Santo

Kawasan Bogor masih asri dengan udara yang sejuk dan segar

Lokasi Summarecon Bogor berada di kawasan Bogor, tepatnya di Cibanon, Kecamatan Sukaraja, Bogor, Jawa Barat. Kawasan di selatan Jakarta ini memiliki pesona tersendiri. Lokasinya tidak jauh dari Jakarta, memiliki pemandangan yang indah karena alamnya yang masih asri, juga udaranya yang sejuk dan segar karena berada di ketinggian hingga 2.500 meter di atas permukaan laut (dpl).

Selain itu juga memiliki curah hujan yang tinggi, rata-rata setiap tahun sekitar 3.500-5000 mm, sehingga Bogor dijuluki sebagai “Kota Hujan”. Tak heran banyak yang terpikat tinggal di kota yang dulu bernama Buitenzorg, merupakan bahasa Belanda yang berarti kota yang damai. Bogor menjadi pilihan petinggi Hindia Belanda untuk tempat beristirahat dengan membangun Istana Bogor yang megah di tengah Kota Bogor.

Menurut catatan Lamudi.co.id, kawasan Bogor menjadi wilayah peringkat pertama, dari 10 besar area yang paling diburu, yang sering dikunjungi pencari properti. Hunian di Bogor diburu untuk menjadi tempat tinggal atau istirahat di akhir pekan, juga sebagai investasi. “Harga yang relatif terjangkau sangat cocok bagi pembeli rumah pertama. Juga karena jaraknya tidak terlalu jauh dari Jakarta dan memiliki banyak akses dari dan menuju pusat kota Jakarta,” ujar Mart Polman, CEO Lamudi.co.id.

Summarecon Bogor
Pesepeda sedang melintas di kawasan Summarecon Bogor, Foto : Santo

Summarecon Bogor berada di lokasi yang sangat strategis karena bersisian dengan Kota Bogor dan dapat dijangkau melalui akses langsung pintu tol Bogor Selatan yang terhubung dengan Tol Jagorawi. Selain itu  dapat pula diakses dari Kota Bogor.

Herman Nagaria, Direktur PT Summarecon Agung Tbk. mengatakan Summarecon mengembangkan kota baru di Bogor karena kawasan ini memiliki potensi yang luar biasa baik dari alam maupun pasarnya. Summarecon Bogor memiliki konsep yang berbeda, yaitu kota mandiri untuk first home family, agar hidup dengan environment yang baru, yaitu pemandangan yang indah, udara yang sehat dan segar, dan juga akses yang sangat baik. Dengan demikian penghuni bisa menikmati cara dan gaya hidup yang baru.

Summarecon Bogor
Masyarakat sekitar banyak yang berolahraga di kawasan Summarecon Bogor, Foto : Santo

Pengembangan Summarecon Bogor relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini yaitu hidup di lingkungan yang sehat dalam harmoni keseimbangan alam. Dengan ketinggian 300-500 meter di atas permukaan laut, ditambah dengan saleable yang hanya 38 persen (pada umumnya saleable di dataran rendah sekitar 60 persen), memungkinkan penghuni di Summarecon Bogor dapat menikmati manfaat lingkungan dan udara yang sehat juga iklim yang sejuk.

Kelebihan lainnya adalah pemandangan empat gunung, yaitu Gunung Salak, Gunung Gede, Gunung Pangrango dan Gunung Pancar. Serta diapit dua lapangan golf 63 holes dengan luas kurang lebih 210 hektar yang tentunya menambah area terbuka hijau dan pemandangan lapangan golf yang indah. Lokasi Summarecon Bogor juga tidak terlalu jauh dari tempat wisata alam di Bogor, seperti Sentul, Puncak, atau Sukabumi.

Summarecon Bogor
Kawasan Summarecon Bogor dengan view Gunung Gede – Pangrango, Foto : Santo

Kondisi lingkungan dan alam mempengaruhi kesehatan

Lingkungan dan kondisi alam yang dimiliki Summarecon Bogor tentu sangat baik untuk mendukung gaya hidup sehat. Senior Public Health Advisor Alam Sehat Lestari (ASRI) drg Monica R Nirmala dalam webinar “Covid-19: Kita dan Alam” yang diselenggarakan oleh Yayasan ASRI beberapa waktu lalu mengatakan, faktor apa yang paling dominan, yakni sebesar 55%, dalam menentukan kesehatan masyarakat adalah lingkungan dan sosial.

Keterkaitan antara kesehatan manusia dan lingkungan atau alam dikenal sebagai planetary health. Monica yang meraih gelar master of public health (MPH) dari Harvard University mengatakan planetary health adalah sebuah konsep, sebuah gerakan serta sebuah kesadaran bahwa manusia tidak bisa hidup aman dan sehat tanpa lingkungan hidup yang sehat.

Beberapa penelitian juga telah membuktikan bahwa alam dan manusia memiliki hubungan dan keterkaitan. Prof Robert Urich, seorang profesor dari Texas A&M University, menemukan bahwa keindahan alam berkontribusi cukup banyak bagi kesehatan. Hal itu berdasar pada penelitiannya terhadap beberapa pasien yang dirawat di rumah sakit yang memiliki taman dan tidak.

Summarecon Bogor
Dari pintu tol Bogor Selatan, langsung masuk ke gerbang Summarecon Bogor, Foto : Santo

Paparan terhadap keadaan alam juga memiliki efek positif pada rasa sakit, stres, kecemasan, tekanan darah, dan denyut jantung. Hal itu dibuktikan oleh penelitian dari Pusat Kesehatan dan Alam, sebuah usaha bersama antara universitas Texas A&M, Rumah Sakit Methodist Houston, dan Nature nirlaba Texas. Penelitian lain juga membuktikan bahwa berjalan di lingkungan alam menunjukkan efek positif bagi kesehatan mental, peningkatan perhatian, suasana hati, tekanan darah, dan detak jantung.

Sementara peneliti Rachel Buxton dari Universitas Carleton, Kanada dikutip dari newatlas.com mengatakan, adanya pandemi  Covid-19 telah menekankan pentingnya alam bagi kesehatan manusia sehingga banyak orang yang sering bepergian ke alam selain untuk menyegarkan pikiran, hal ini juga bisa membuat tubuh sehat. Apalagi terdapat suara- suara yang benar-benar indah untuk didengarkan seperti kicauan burung, suara gemercik air dan sebagainya. Ini bagus untuk kesehatan.

Summarecon Bogor
Kantor Marketing Gallery Summarecon Bogor yang unik, Foto : Santo

Dilengkapi beragam fasiltas

Lantaran dikembangkan sebagai sebuah kota, Summarecon Bogor juga akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang hidup dan gaya hidup. Syarif Benjamin, Direktur PT Summarecon Agung Tbk. mengatakan, Summarecon Bogor merupakan pengembangan berskala kota yang di dalamnya akan saling terintegrasi antara hunian, dengan fasilitas kota lainnya seperti tempat usaha, komersial, pendidikan, kesehatan, dan hiburan yang memungkinkan penghuni dapat melakukan beragam aktivitas didalamnya.

Fasilitas yang disediakan juga akan memperhatikan trend work from home sehingga  bisa memenuhi beragam aktivitas penghuninya. Dengan adopsi teknologi seperti koneksi internet berkecepatan tinggi, bekerja nantinya tidak hanya dapat dilakukan di rumah, tapi juga di taman, clubhouse dengan konsep co-working space dan fasilitas lainnya. Sehingga kini, lingkungan rumah tidak lagi sekedar tempat singgah untuk beristirahat dalam beberapa jam, tetapi berubah fungsi menjadi 24 hours home.

Summarecon Bogor
Jalan utama Summarecon Bogor, Foto : Santo

Disambut baik pasar

Banyaknya keunggulan yang dimiliki Summarecon Bogor berhasil memikat pasar. Tak heran, saat resmi diluncurkan di akhir tahun 2020 lalu, Summarecon Bogor berhasil meraih penjualan perdana yang moncerAdrianto P. Adhi,  Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk. mengungkapkan, Summarecon Bogor berhasil menjual 555 unit rumah senilai Rp1,2 triliun saat penjualan perdana, “Seluruh unit tersebut habis terjual selama 2 hari pemasaran saja,” kata Adrianto.

Saat penjualan perdana, Summarecon Bogor memasarkan tiga klaster, yakni The Mahogany Residence, The Mahogany Island (kavling), dan The Agathis Golf Residence. Harganya mulai dari Rp1,3 miliar hingga Rp5 miliar. Untuk kavling, dipasarkan seharga Rp7 juta per m2. Klaster The Agathis Golf Residence memiliki konsep arsitektur tropical colonial, terinspirasi bangunan bersejarah di kota Bogor. Didesain oleh arsitektur Denny Gondo dari Studio Air Putih, klaster ini memiliki view lapangan golf. Sementara The Mahogany Residence hasil karya arsitek Hadiprana.

Summarecon Bogor
Jalan utama Summarecon Bogor, Foto : Santo

Suksesnya penjualan tidak lepas dari peran agen properti atau broker properti yang antusias memasarkan proyek Summarecon Bogor. Menurut Andy K Natanael, praktisi dan pakar pemasaran properti, Summarecon mencetak rekor baru dengan menjual habis unit rumah di klaster perdana Summarecon Bogor. Ada beberapa yang dapat dipelajari dari kesuksesan tersebut.

Antara lain, nama besar Summarecon yang penuh dengan komitmen dalam membangun suatu kawasan kota, persiapan yang sangat matang, infrastruktur dan rumah contoh yang membuat calon konsumen betah dan nyaman. “Bahkan berani meluncurkan saat pendemi karena persiapan sudah matang. Karena  hal tersebut  agen properti menjadi semangat dan antusias dalam menjual produk Summarecon,” ujar Andy seraya mengatakan produk Summarecon diantri oleh calon konsumen juga karena mimpi besar founder dari Summarecon Group yaitu Soetjipto Nagaria yang selalu ingin memberikan yang terbaik buat konsumennya.

Hal yang sama dikatakan Presiden Direktur ERA Indonesia Darmadi Darmawangsa. “Belajar ke Summarecon Bogor, salah satu proyek terbaik yang diluncurkan di akhir tahun 2020. Desain yang bagus dan show unit yang keren, membantu agen properti untuk meyakinkan para pembeli,” ujar Darmadi.

Summarecon Bogor
Marketing Gallery Summarecon Bogor, Foto : Santo

Pun dikatakan oleh Ketua Umum Asosiasi Real Eastate Broker Indonesia (AREBI) Lukas Bong. “Masa pandemi identik dengan masa paceklik di berbagai bidang, termasuk sektor properti. Namun tidak terjadi pada Summarecon, developer yang memiliki komitmen tinggi, terus berinovasi dan tentunya yang juga menjalin kerjasama dengan network broker properti AREBI. Di masa pandemi, Summarecon Bogor telah membuktikannya. Anggota AREBI memberikan kontribusi lebih dari 80% atas penjualannya,” papar Lukas.

Luncurkan klaster baru

Setahun berselang, diakhir tahun 2021, Summarecon Bogor kembali meluncurkan dua klaster baru yakni The Pinewood berukuran 7×16 m dan 9×16 m2 yang dipasarkan seharga mulai dari Rp1,5 miliar dan The Rosewood Golf Residence  berukuran 10×18 2 dan 12×18 m2 yang dibanderol mulai Rp3,1 miliar.

Summarecon Bogor
Rumah di klaster Pinewood, Foto : Santo

The Rosewood Golf Residence merupakan klaster hunian yang lokasinya berada di sebelah lapangan golf, menyajikan pemandangan indah dengan gunung yang menakjubkan dan menyatukan penghuni dengan alam. Khusus di klaster The Rosewood Golf Residence tersedia kavling bangun mandiri dalam berbagai ukuran luas, mulai dari 240 m2 sampai 1.000 m2, yang lokasinya bersisian langsung dengan lapangan golf dan dijual mulai dari Rp2 miliar.

Lagi-lagi agen properti menyambut antusias. Pada product knowledge yang dilakukan secara daring pada 6 Oktober lalu, hadir 1.912 peserta. Mereka antusias mendengar dan menanyakan klaster baru yang akan diluncurkan secara resmi pada 30-31 Oktober 2021 mendatang.

Summarecon Bogor
Gerbang klaster The Pinewood dengan view Gunung Salak, Foto : Santo

Hendri (46), yang bekerja sebagai Manager HRD di sebuah hotel di Kota Bogor, mengaku tertarik membeli rumah di Summarecon Bogor. Ayah dua anak yang saat ini masih mengontrak rumah di Kota Bogor karena belum lama bekerja di Kota Bogor, mengaku terpikat dengan keunggulan yang dimiliki Summarecon Bogor.

“Summarecon Bogor merupakan pemukiman terbaik. Selain alamnya indah dengan view yang menawan, udaranya bersih dan segar, juga banyak spot olahraga yang menyenangkan. Semuanya sangat mendukung gaya hidup sehat. Semoga dalam waktu dekat bisa membeli rumah di Summarecon Bogor,” ujar Hendri.

 

 

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close