Pembiayaan

Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan, Pemerintah Berdialog dengan Masyarakat Kabupaten Brebes

Tahun 2026 per 9 Mei 2026, penyaluran FLPP Kabupaten Brebes sebesar 427 unit rumah senilai Rp51,21 Miliar.

BREBES, KabarProperti.id – Masih di Kabupaten Brebes, Pemerintah Pusat lakukan dialog dengan masyarakat melalui sosialisasi yang bertajuk Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat. Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Perumahan dan Kawasan permukiman (PKP), Maruarar Sirait bersama pemerintah daerah setempat, yaitu Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Lutfi; Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma; hingga Anggota Komisi V DPR RI, Danang Wicaksana Sulistya.

Kegiatan ini diselenggarakan di Balai Desa Kaliwlingi, Brebes ini turut dihadiri oleh BP Tapera, Deputi Komisioner Bidang Hukum dan Administrasi selaku Plt. Komisioner, Wilson Lie Simatupang serta Plt. Direktur Pembiayaan Perumahan dan Layanan Digital, Alfian Arif. Sedangkan dari pihak mitra kerja ekosistem pembiayaan perumahan lainnya, turut hadir PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) serta PT Permodalan Nasional Madani.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Tengah menyampaikan bahwa Kabupaten Brebes menjadi ujung dari Provinsi Jawa Tengah dan perlu menjadi perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat, dalam hal ini huniannya.

“Tahun 2026 ini Provinsi Jateng menjadi swasembada pangan. Sehingga LSD (Lahan Sawah Dilindungi) menjadi menjadi perhatian. Saat ini kita sudah menerapkan deskresi, jaga wilayah kita dengan ciptakan keamanan dan kolaborasi,” pungkas Ahmad Lutfi.

Menteri PKP dalam sambutan dan arahannya menyampaikan apresiasi atas upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Dirinya juga mendorong agar Provinsi Jawa Tengah dapat terus berinovasi seperti dengan memperhatikan regulasi terkait rumah susun.

BACA JUGA : BP Tapera Apresiasi Kolaborasi KPR Sejahtera BCA dalam Perluas Akses Hunian MBR

“Kita terus berupaya untuk melakukan terobosan melalui kemudahan, memperingkas dan menurunkan bunga / biaya, jadi bukan malah menaikkan yang dapat membebankan masyarakat,” terang Menteri PKP.

Lebih lanjut Menteri PKP melalui BP Tapera menyatakan untuk siap mengalokasikan kuota dana bantuan pembiayaan perumahan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mencapai 50.000 unit rumah. Dana ini lebih dikenal masyarakat luas dengan istilah rumah bersubsidi.

Wilson Lie Simatupang juga turut menyampaikan data penyaluran FLPP di Jawa Tengah Tahun 2026 per 9 Mei 2026 adalah sebesar 4.919 unit rumah atau senilai Rp586,96 Miliar. Sedangkan khusus untuk Kabupaten Brebes sendiri realisasi FLPP adalah sebesar 427 unit rumah senilai Rp51,21 Miliar.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button