Korporasi

Kinerja Solid Sepanjang 2025, Linktown Catat Penjualan Rp2,7 Triliun dan Borong 5 Penghargaan Nasional

Linktown optimistis dapat memperkuat posisi sebagai pionir agency properti digital berstandar nasional.

JAKARTA, KabarProperti.id — Di tengah dinamika pasar properti nasional yang menghadapi tekanan akibat pengetatan kredit, fluktuasi permintaan, dan ketidakpastian ekonomi, Linktown berhasil menutup tahun 2025 dengan performa bisnis yang kuat dan stabil.

Peluncuran divisi baru Linktown Solutions di Februari 2025, yang menawarkan layanan konsultasi kredit properti terintegrasi (termasuk KPR, take-over, multiguna, dan komersial), memberi keunggulan kompetitif yang relevan dengan kebutuhan pasar.

Kinerja Solid Sepanjang 2025, Linktown Catat Penjualan Rp2,7 Triliun dan Borong 5 Penghargaan Nasional

“Dengan demikian, Linktown tidak hanya bergantung pada transaksi properti, tetapi juga mengoptimalkan layanan solusi finansial yang membantu konsumen dan developer tetap bertahan bahkan tumbuh dalam kondisi ekonomi yang menantang,” tutur Swandy Sutanto, Co-Founder Linktown.

Menurutnya, hal inilah yang membuat performa Linktown bisa melaju kencang di 2025. Tercatat, hingga November, Linktown mencatat pemasaran sekitar 1.700 unit properti dengan total transaksi Gross Development Value (GDV) menyentuh angka Rp2,7 triliun—sekaligus mencapai 100% dari target penjualan 2025.

Kinerja Solid Sepanjang 2025, Linktown Catat Penjualan Rp2,7 Triliun dan Borong 5 Penghargaan Nasional

BACA JUGA : Linktown Solutions Kokohkan Posisi Linktown Sebagai One Stop Service Property Consultant

“Konsistensi ini menjadi indikator bahwa fondasi bisnis Linktown semakin stabil dan strategi yang dijalankan—terutama melalui digitalisasi serta penguatan layanan Linktown—mampu menjaga performa dengan baik,” tuturnya.

Swandy Sutanto mengatakan, penjualan terbesar berasal dari segmen hunian (residensial) yang menyumbang sekitar 89% dari total transaksi, sementara segmen komersial berkontribusi sebesar 11%.

Adapun rentang harga hunian yang paling diminati berada pada kisaran Rp700 juta hingga Rp1,5 miliar, dengan konsumen dari pembeli rumah pertama (fisrt home buyer) dan keluarga muda. “Sementara, untuk produk komersial, unit dengan harga di atas Rp3 miliar menjadi yang paling dominan dalam penjualan,” ujarnya.

Kinerja Solid Sepanjang 2025, Linktown Catat Penjualan Rp2,7 Triliun dan Borong 5 Penghargaan Nasional

Sepanjang 2025, kawasan yang mencatat minat konsumen tertinggi adalah Tangerang dan Jakarta Selatan.

Sementara itu, wilayah Bekasi, Jakarta Timur, Cibubur, Depok, dan Bogor menunjukkan performa penjualan yang stabil dan relatif merata. Adapun Bandung dan Surabaya, meskipun kontribusinya belum sebesar kawasan Jabodetabek, tetap memberikan transaksi yang konsisten dan berpotensi terus berkembang.

“Di tahun 2025, Linktown membuka empat cabang baru. Dengan penambahan tersebut, total jaringan Linktown kini mencapai 11 cabang yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia,” terangnya.

BACA JUGA: Raih Best of The Best Agent di Ajang Summarecon Annual Awards 2025, LINKTOWN Bidik Omzet Rp3,5 Triliun di 2025

Lima Strategi Bisnis Linktown

Swandy Sutanto menuturkan, untuk mencapai target penjualan, Linktown menerapkan sejumlah strategi inti yang terarah dan berbasis data. Pertama, pendekatan digital-first marketing melalui pemanfaatan Meta Ads, TikTok Ads, SEO, dan performance marketing guna menjangkau pembeli dengan segmentasi yang lebih tepat.

Kedua, kemitraan strategis dengan perbankan dilakukan untuk mempercepat proses persetujuan KPR, termasuk program free appraisal khusus transaksi kredit secondary melalui layanan Linktown Solution.

Ketiga, Linktown memperkuat kapasitas tim pemasaran dengan pelatihan agen berbasis data melalui optimalisasi CRM, sistem lead scoring, dan manajemen pipeline yang lebih disiplin.

Keempat, Linktown juga melakukan ekspansi listing eksklusif untuk membangun kepercayaan pemilik properti dan meningkatkan kualitas inventori.

Kelima, strategi branding agresif dijalankan melalui kampanye edukasi properti, kolaborasi dengan pengembang besar, serta aktivasi intensif di berbagai kanal media sosial.

Sabet Lima Penghargaan Nasional

Sepanjang tahun 2025, Linktown berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih lima penghargaan nasional, yakni:

• “Diamond Producer” di One Smile Club Awards 2025 — 14 Mei 2025.

• Empat penghargaan sekaligus di Summarecon Annual Awards 2025 (termasuk kategori “The Best Agent” di beberapa proyek dan “Best Of The Best Property Agent”).

• “Agent of Excellent Awards” dari Damai Putra Group — 10 Oktober 2025.

• “The Best Office Broker Property Icon Category” di AREBI Summit 2025 — 20 November 2025.

• Top National Contributor KPR BCA 2025 (penghargaan terbaru).

“Penghargaan ini menegaskan kontribusi signifikan Linktown dalam penyaluran pembiayaan perumahan nasional,” terangnya.

Abel Kurniajaya, Co-Founder Linktown mengatakan, pencapaian ini tidak lepas dari tiga faktor utama yang menjadi fondasi keberhasilan perusahaan, yakni kinerja penjualan yang konsisten melampaui target, inovasi dalam digital marketing yang meningkatkan efisiensi proses pencarian hingga pembelian properti, serta standar layanan agen yang tinggi dengan mengedepankan edukasi, transparansi, dan pendampingan menyeluruh hingga proses akad.

“Kombinasi strategi dan kualitas layanan tersebut semakin memperkuat posisi Linktown sebagai market leader di industri agency properti digital di Indonesia,” ungkapnya.

BACA JUGA: LinkTown Raih Best of The Best Agent 2023 Dari Sinar Mas Land

Tiga Fokus Utama Linktown di 2026

Lebih lanjut, Abel Kurniajaya menerangkan, memasuki tahun 2026, Linktown menetapkan tiga fokus utama dalam strategi pengembangan bisnis. Pertama, optimalisasi performa area yang telah berjalan (existing) dengan memperdalam penetrasi pasar, memperkuat portofolio listing eksklusif, serta meningkatkan kualitas agen melalui pendekatan berbasis data.

Kedua, Linktown akan mendorong modernisasi teknologi dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) melalui pengembangan Aplikasi Linktown serta integrasi AI untuk lead management, lead scoring, dan analisis harga pasar guna menghadirkan proses pemasaran yang lebih cepat, akurat, dan efisien.

Ketiga, dari sisi capaian bisnis, Linktown menargetkan 2.800 unit terpasarkan dengan Gross Development Value (GDV) sebesar Rp3,5 triliun, porsi listing eksklusif mencapai 40% dari total inventori, serta peningkatan produktivitas agent sebesar 20%.

“Dengan strategi tersebut, Linktown optimistis dapat memperkuat posisi sebagai pionir agency properti digital berstandar nasional,” pungkasnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button