Permata Mutiara Maja Gelar Akad Kredit, Hadirkan Rumah Terjangkau Berkualitas Selangkah dari Stasiun Maja
Kepercayaan masyarakat terhadap Permata Mutiara Maja terus meningkat, baik untuk rumah subsidi maupun rumah komersial.

MAJA, KabarProperti.id – Perumahan Permata Mutiara Maja kembali menunjukkan komitmennya dalam menyediakan hunian berkualitas dengan menggelar prosesi akad kredit bagi 45 unit rumah yang terdiri atas Cluster Beryl dan Cluster Montana, Jum’at (3/7). Kegiatan ini menjadi bukti tingginya minat masyarakat terhadap hunian strategis di kawasan Maja, Kabupaten Lebak, Banten.
Dalam akad kredit tersebut, mayoritas konsumen menggunakan fasilitas pembiayaan dari BCA, sementara sebagian lainnya menggunakan pembiayaan dari BNI dan BTN. Rumah yang diakadkan terdiri dari rumah subsidi dengan harga mulai Rp166 juta dan rumah komersial di kisaran Rp300 jutaan, sehingga memberikan pilihan hunian sesuai kebutuhan dan kemampuan masyarakat.

Marketing and Sales Director PT Bukitnusa Indahperkasa, Cornelius Widjaja, mengatakan, tingginya penyerapan rumah di Permata Mutiara Maja menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap hunian yang terjangkau, berkualitas, dan memiliki akses transportasi yang baik masih sangat besar.
“Akad kredit ini menjadi salah satu indikator positif bahwa pasar properti di kawasan Maja terus bertumbuh. Kami bersyukur kepercayaan masyarakat terhadap Permata Mutiara Maja terus meningkat, baik untuk rumah subsidi maupun rumah komersial,” ujar Cornelius.
BACA JUGA : Permata Mutiara Maja Sukses Gelar Maja Fest 2025
Permata Mutiara Maja dikembangkan oleh PT Bukitnusa Indahperkasa di atas lahan seluas 200 hektare di kawasan Maja, Lebak, Banten. Hingga saat ini, sekitar 60 hektare kawasan telah dikembangkan dengan total sekitar 7.000 unit rumah yang telah terbangun. Dari jumlah tersebut, sekitar 5.500 Kepala Keluarga (KK) telah menghuni Permata Mutiara Maja, menjadikannya salah satu kawasan hunian yang berkembang pesat di wilayah Maja.
Menurut Cornelius, Permata Mutiara Maja saat ini menjadi salah satu pengembang yang mendominasi pasar rumah subsidi di kawasan Maja sekaligus mulai memperluas pangsa pasar rumah komersial seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan hunian dengan kualitas yang lebih baik. “Kami melihat potensi pasar perumahan di kawasan Maja masih sangat besar. Selain tetap menjadi pilihan utama untuk rumah subsidi, saat ini kami juga mulai mengembangkan pasar rumah komersial yang mendapat respons positif dari masyarakat,” katanya.
Hingga pertengahan tahun 2026, penjualan Permata Mutiara Maja telah mencapai sekitar 80 persen dari target penjualan tahun 2026. Optimisme tersebut didukung oleh sejumlah keunggulan kawasan yang terus menjadi daya tarik bagi masyarakat.
Cornelius menjelaskan, Permata Mutiara Maja merupakan salah satu pengembang yang tergabung dalam Real Estat Indonesia (REI) dan turut mendukung Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo. Lokasinya yang hanya sekitar 2 menit atau sekitar 800 meter dari Stasiun Maja menjadi nilai tambah utama karena memberikan kemudahan mobilitas bagi para pengguna KRL, pekerja yang beraktivitas di Jakarta maupun Tangerang, serta keluarga muda yang membutuhkan hunian nyaman dengan harga yang tetap terjangkau.
BACA JUGA : Permata Mutiara Maja Luncurkan Dua Tipe Rumah Baru Berkonsep Skandinavia
“Lokasi yang sangat dekat dengan Stasiun Maja menjadikan Permata Mutiara Maja sebagai salah satu kawasan hunian berkonsep Transit Oriented Development (TOD) yang sangat strategis. Kami optimistis kawasan ini akan terus menjadi pilihan masyarakat yang mengutamakan kemudahan akses transportasi sekaligus kualitas lingkungan tempat tinggal,” jelas Cornelius.
Selain aksesibilitas yang baik, kenyamanan lingkungan juga menjadi salah satu faktor yang membuat penghuni betah tinggal di Permata Mutiara Maja. Sistem keamanan one gate system, fasilitas lingkungan yang terus berkembang, serta terbentuknya berbagai komunitas warga menjadi nilai tambah yang dirasakan langsung oleh para penghuni.
“Testimoni dari para penghuni menunjukkan bahwa mereka merasa nyaman tinggal di Permata Mutiara Maja. Sistem keamanan one gate system memberikan rasa aman saat meninggalkan rumah, ditambah dengan banyaknya komunitas warga yang telah terbentuk sehingga menciptakan lingkungan yang semakin hidup,” tambahnya.
Permata Mutiara Maja berada di jantung Kota Baru Publik Maja, salah satu dari sepuluh Kota Baru Publik yang dikembangkan pemerintah. Posisi tersebut memberikan prospek investasi yang menjanjikan sekaligus menghadirkan lingkungan hunian yang nyaman untuk jangka panjang.
Saat ini Permata Mutiara Maja memasarkan rumah dengan harga mulai dari Rp300 jutaan untuk tipe komersial, sementara rumah subsidi tetap tersedia mulai Rp166 juta. Dengan ribuan rumah yang telah terbangun dan ribuan keluarga yang telah menghuni kawasan ini, Permata Mutiara Maja terus berkomitmen menyediakan hunian berkualitas yang didukung lingkungan nyaman sesuai tagline “Enjoy Living.”






