Infrastruktur

Telan Rp 87, 5 Miliar, 5.000 Rumah Tidak Layak Huni di Gorontalo Diperbaiki

Selasa, 15 September 2020 | 12:30 WIB

GORONTALO, KabarProperti.idKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Pelaksanaa Penyediaan Perumahan (BP2P) Sulawesi 1 dalam melaksanakan program padat karya perumahan swadaya menyerahkan secara simbolis Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

“Program BSPS ini adalah upaya pemerintah membantu masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Kami ingin meningkatkan kualitas rumah masyarakat agar lebih layak huni,” ujar Basuki Hadimuljono, Menteri PUPR beberapa waktu lalu.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi I, Hujurat menjelaskan, untuk memperbaiki rumah yang tidak layak huni, Kementerian PUPR mengalokasikan anggaran Rp 17,5 juta per unit rumah kepada masyarakat.

Baca juga : Penyerapan Program Padat Karya Bedah Rumah PUPR Capai 80,76% Senilai Rp 3,78 Triliun

Dana tersebut terdiri dari Rp 15 juta untuk bahan bangunan dan Rp 2,5 juta untuk upah tukang. Sedangkan untuk kegiatan pembangunan baru adalah Rp. 35 juta yang terdiri dari Rp 30 juta untuk bahan bangunan dan Rp 5 juta untuk upah tukang.

“Dalam penyaluran dana  BSPS ini tidak adanya pungutan biaya sama sekali. Jadi masyarakat bisa berswadaya dalam membangun rumahnya,” ujarnya saat meninjau rumah yang sudah mendapat bantuan bedah rumah dari Kementerian PUPR sekaligus memasang peneng BSPS di Desa Bandungan, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo beberapa waktu lalu.

Pihaknya juga terus mendorong Program Padat Karya di tengah pandemi Covid – 19 melalui Program Bedah Rumah.

Baca juga : Program BSPS atau Bedah Rumah di Maluku Tenggara Hampir Rampung

Sebagai informasi, penyaluran dana Program BSPS di Gorontalo terbagi menjadi dua. Pertama, program BSPS Reguler Peningkatan Kualitas di Provinsi Gorontalo pada tahun 2020 Sebanyak 3.000 unit  dan melalui penyaluran National Affordable Housing Program (NAHP) Bank Dunia sebanyak 2.000 unit  . Total anggaran Program BSPS di Gorontalo sebesar Rp. 87,5 Milyar yang tersebar di lima kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo.

Program BSPS tersebut di salurkan di Kabupaten Gorontalo (1.550 unit), Kabupaten Bone Bolango (879 unit), Kabupaten Pohuwato (520 unit), Kabupaten Gorontalo Utara (717 unit) , Kota Gorontalo (553 unit), dan Kabupaten Bolaemo (781 unit).

Baca juga : 4.500 RTLH di Jambi Dapat Bantuan Bedah Rumah

“Kami berharap ke depan Program BSPS ini dapat lebih memberikan dampak yang lebih besar terhadap masyarakat ekonomi lemah dalam hal rumah yang tidak layak menjadi layak huni, dan ini akan mengurangi backlog rumah tidak layak huni (RLTH) di Kabupaten Bone Bolango khususnya dan umumnya di Provinsi Gorontalo,” harapnya.

Salah satu penerima bantuan Program BSPS, Afhandi Talib mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada pihak Kementerian PUPR khususnya pihak Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan atas bantuan sehingga rumahnya kini menjadi layak

“Terimakasih banyak karena berkat Program BSPS ini saya dan keluarga kini bisa punya rumah layak huni,” katanya.

Baca juga : 488 RTLH di Kabupaten Morowali Dapat Bantuan Bedah Rumah

Tampak hadir pada kegiatan Pemasangan peneng ini, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Provinsi Gorontalo Aries Ardianto, Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Gorontalo, Alwi Mahdali,  Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Sulawesi Utara Recky W. Lahope, Kepala Seksi Pelaksanaan Wilayah I Suryani Utami , Kepala Seksi Pelaksanaan Wilayah II Nur Ali , PPK Rumah Swadaya SNVT Penyediaan Perumahan Gorontalo Elvira Monayo ,  Kepala Bidang Perumahan Dinas PRKP Bone Bolango Armin Biri, serta para pejabat inti satker penyediaan Perumahan Sulawesi Utara dan Gorontalo. (Alex Mulyadi)

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close