Korporasi

BTN Wujudkan Mimpi Anak Muda Miliki Hunian Kini dan Nanti

BTN tak sekadar tumbuh mengikuti zaman, tetapi juga aktif membentuk masa depan.

JAKARTA, KabarProperti.id – Di usianya yang ke-76 tahun, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) telah menorehkan banyak prestasi di negeri ini. Paling utama adalah jutaan keluarga Indonesia bisa memiliki rumah dengan menggunakan pembiayaan dari BTN.

Sejak BTN menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada tahun 1976 lalu, hingga Desember 2025, total penyaluran KPR BTN menembus sekitar 5,97 juta unit rumah dengan total nilai mencapai Rp555,11 triliun yang mayoritas disalurkan ke segmen KPR subsidi.

Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi BTN membuka akses pembiayaan perumahan bagi seluruh lapisan masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Memasuki usia 76 tahun, BTN kembali menegaskan jati dirinya sebagai bank yang tak sekadar tumbuh mengikuti zaman, tetapi juga aktif membentuk masa depan.

Prestasi yang telah ditorehkan BTN tentu patut diacungi jempol. Pasalnya tidak mudah untuk bisa “merumahkan” anak negeri ini sebanyak itu. Apalagi rumah adalah kebutuhan pokok dan memiliki banyak manfaat.

BTN Wujudkan Mimpi Anak Muda Miliki Hunian Kini dan Nanti
Generasi alpha bermain sepeda di perumahan yang dibiayai BTN, Foto : Santo

Tantangan ke depan adalah bagaimana bisa terus memenuhi kebutuhan hunian. Apalagi kekurangan kebutuhan atau backlog perumahan di Indonesia masih sangat besar, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023 sebesar 9,9 juta unit. Tentu tidak mudah. Diperlukan kombinasi upaya maksimal dan strategi yang tepat, termasuk inovasi berkala dan pemanfaatan teknologi digital.

BACA JUGA : Kinerja BTN Atas Penyaluran KPR Sejahtera FLPP Diapresiasi Presiden Prabowo

Pemenuhan Hunian untuk Anak Muda

Pangsa pasar hunian terbesar saat ini dan nanti adalah anak muda yang didominasi generasi milenial, z dan alpha. Generasi ini memiliki karakteristik tersendiri dibandingkan generasi sebelumnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, pada 2024 lalu, jumlah masyarakat kelas menengah Indonesia didominasi oleh generasi alpha hingga milenial. Hal tersebut menunjukkan bahwa generasi muda berperan dalam menjaga laju perekonomian kelas menengah.

Jika dirinci, persentase generasi milenial dalam kelas menengah mencapai 24,6%, generasi z sebanyak 24,12%, dan generasi alpha sebesar 12,77%. Generasi milenial merupakan penduduk dengan tahun kelahiran 1981 sampai dengan 1995. Generasi z merupakan penduduk dengan tahun kelahiran 1997 sampai dengan 2012. Generasi alpha merupakan penduduk dengan tahun kelahiran 2013 sampai dengan 2024.

Didominasi milenial dan gen Z, pasar hunian segmen muda di Indonesia memiliki potensi besar. BTN pun sadar akan potensi itu dan telah menyiapkan dan menjalankan strategi untuk menggarap potensi itu. BTN menempatkan pemenuhan hunian layak dan terjangkau bagi generasi millennial, generasi z, hingga generasi alpha sebagai fokus utama transformasinya.

BTN Wujudkan Mimpi Anak Muda Miliki Hunian Kini dan Nanti
Anak muda sedang mendapatkan informasi di stand KPR BTN, Foto : Santo

Sebagai bank dengan sejarah panjang di sektor pembiayaan perumahan, BTN menyadari bahwa tantangan kepemilikan rumah hari ini sangat berbeda dibandingkan dekade sebelumnya. Kenaikan harga properti, perubahan pola kerja, gaya hidup digital, serta preferensi generasi muda yang lebih fleksibel menuntut terobosan yang adaptif dan berkelanjutan.

Direktur Utama Bank BTN, Nixon L.P. Napitupulu, menegaskan bahwa keberpihakan BTN kepada generasi muda bukan sekadar wacana, melainkan strategi jangka panjang. “Milennial, gen z, dan ke depan gen alpha adalah tulang punggung ekonomi nasional. Jika mereka kesulitan memiliki rumah, maka kita sedang menghadapi masalah struktural. BTN hadir untuk menjembatani mimpi mereka dengan solusi nyata,” ujarnya.

Apa yang dilakukan oleh BTN tentu bukan tanpa alasan. Hal itu tidak lepas dari data yang diperoleh. Saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, Jakarta Pusat, pada Senin (26/1/2026) lalu, Nixon mengungkapkan realisasi KPR subsidi terbanyak berasal dari nasabah gen z sekitar 64,09 persen. Sementara itu, 35,91 persen sisanya berasal dari kalangan milenial. Namun secara umum pengambil KPR terbesar di BTN adalah kalangan milenial, persentasenya mencapai 85 persen. Mereka adalah first home buyer.

BACA JUGA : BTN jadi Penyalur KPR Sejahtera FLPP Terbesar, Mencapai 128.608 Unit hingga 22 Desember 2025

BTN Kini: Menjawab Tantangan Generasi Muda

Dalam beberapa tahun terakhir, BTN telah melahirkan berbagai terobosan untuk mendekatkan akses hunian kepada generasi milenial dan gen z. Digitalisasi menjadi fondasi utama. Melalui platform BTN Properti, BTN Mobile yang bertransformasi menjadi Bale by BTN, dan ekosistem digital perumahan, proses pencarian rumah, simulasi KPR, hingga pengajuan pembiayaan kini dapat dilakukan dengan lebih cepat, transparan, dan mudah selaras dengan karakter generasi yang serba digital.

BTN Wujudkan Mimpi Anak Muda Miliki Hunian Kini dan Nanti
Anak muda sedang “nongkrong” di stand Bale by BTN, Foto : Santo

BTN juga menghadirkan produk KPR yang lebih fleksibel, termasuk tenor panjang, uang muka ringan, serta skema pembiayaan yang menyesuaikan profil penghasilan generasi muda, termasuk pekerja kreatif, wirausaha, dan profesional dengan pendapatan non-fixed income.

Selain itu, komitmen BTN terhadap program FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) terus diperkuat. Program ini menjadi pintu masuk utama bagi milenial berpenghasilan rendah dan menengah untuk memiliki rumah pertama dengan suku bunga tetap dan terjangkau.

Salah seorang anak muda bernama Fikri (23) yang ditemui Kabar Properti saat Akad Massal yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto di Pondok Banten Indah, Kota Serang, Provinsi Banten, pada Sabtu, 20 Desember 2025 lalu mengungkapkan kegembiraannya bisa memiliki rumah menggunakan KPR dari BTN.

“Walau hanya punya usaha warung kelontong, saya bisa mengajukan KPR dari BTN dengan proses yang sangat mudah. Semoga lebih banyak lagi anak muda seperti saya yang bukan pekerja formal bisa memiliki rumah melalui BTN, ” ujar Fikri yang masih melajang.

Ia mengenal BTN sejak masih kuliah karena berbagai transaksi keuangan di kampusnya menggunakan BTN. “Sejak kuliah saya sudah mengenal BTN sebagai bank yang fokus pada perumahan dan sempat memiliki mimpi punya rumah melalui KPR BTN. Saya bersyukur mimpi itu kini menjadi kenyataan,” ujar Fikri yang bertubuh tambun dengan senyum lebar.

Pekerja informal seperti Fikri kini semakin banyak yang bisa memiliki rumah. Dari data BTN, penyaluran KPR subsidi kepada sektor informal  meningkat pada 2025 mencapai 15,3 persen. Ada pun sektor informal merupakan golongan masyarakat yang tidak memiliki penghasilan tetap dan slip gaji. Umumnya sektor ini sulit untuk mengajukan KPR karena masalah penghasilan tersebut. Namun, saat ini golongan tersebut sudah mendapat perhatian, khususnya BTN. “Sektor informalnya selama ini hanya 8 persen, sekarang sudah double digit 15,3 persen. Jadi penetration rate di informal, wiraswasta atau UMKM akan terus didorong untuk jadi lebih baik,” kata Nixon.

BACA JUGA : BTN Expo 2026 Resmi Dibuka, BTN Perkuat Peran sebagai Bank Modern dengan Ekosistem Terintegrasi

BTN Nanti: Membangun Ekosistem Hunian Masa Depan

Ke depan, BTN tidak hanya berfokus pada pembiayaan rumah, tetapi juga membangun ekosistem hunian berkelanjutan. Untuk Generasi z dan alpha yang lebih sadar lingkungan dan nilai sosial, BTN mendorong pengembangan perumahan berbasis green housing, kawasan terintegrasi, serta hunian vertikal yang dekat dengan pusat aktivitas dan transportasi publik.

Transformasi digital juga akan semakin dalam. Pemanfaatan big data, AI, dan open banking diproyeksikan mempercepat analisis kredit, memperluas inklusi keuangan, dan menciptakan pengalaman kepemilikan rumah yang semakin personal dan relevan bagi generasi muda.

BTN Wujudkan Mimpi Anak Muda Miliki Hunian Kini dan Nanti
Nixon L.P. Napitupulu : Pengambil KPR terbesar di BTN adalah kalangan milenial, Foto : Santo

Menurut Nixon, BTN juga melihat peluang besar dalam kolaborasi. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan developer, startup proptech, pemerintah, dan komunitas anak muda adalah kunci agar BTN tetap relevan, hari ini dan nanti,” tegasnya. BTN juga mempersiapkan diri untuk menjawab kebutuhan generasi alpha, generasi yang tumbuh di era digital-native dengan fondasi sistem yang kuat, inovatif, dan berorientasi jangka panjang.

Menjaga Relevansi di Usia 76 Tahun

Di usia 76 tahun, BTN membuktikan bahwa usia bukanlah batas untuk berinovasi. Dengan keberpihakan yang konsisten pada sektor perumahan dan keberanian melakukan transformasi, BTN menjelma dari sekadar bank KPR menjadi enabler mimpi hunian lintas generasi.

BTN memiliki komitmen berkelanjutan bahwa BTN akan terus hadir, mendengar, dan bergerak bersama generasi milenial, z, dan alpha dalam mewujudkan rumah sebagai fondasi masa depan Indonesia.

Program Merangkul Anak Muda

Banyak program kegiatan yang telah dilakukan BTN untuk merangkul pasar anak muda. Antara lain bekerjasama dengan berbagai kampus, salah satunya Universitas Udayana (Unud) , dalam rangka mendukung penyediaan fasilitas jasa dan layanan perbankan serta dukungan untuk pengembangan sivitas akademika di kampus Unud. Melalui kerja sama tersebut, BTN memberikan solusi pengelolaan keuangan untuk operasional kampus dan memenuhi berbagai kebutuhan institusi pendidikan melalui produk dan layanan BTN.

BACA JUGA : Tutup Rangkaian BTN Expo 2026, Awarding BTN Housingpreneur 2025 Lahirkan Inovator Muda Ekosistem Perumahan

Salah satu kegiatan BTN yang membidik anak muda yang baru saja sukses digelar adalah BTN Expo 2026 yang mengusung konsep pendekatan ekosistem gaya hidup dan bisnis yang terintegrasi. Kegiatan yang berlangsung di JCC (28 – 30 Januari 2026) dan dihadiri hampir mencapai 6.000 pengunjung ini menggabungkan pameran perumahan dengan festival kuliner Nusantara serta konser musik papan atas. Konsep ini dihadirkan agar masyarakat, khususnya generasi muda, memperoleh akses solusi finansial dan hunian dalam satu wadah yang lebih inklusif dan tidak kaku.

“Melalui konsep ini, masyarakat tidak hanya menikmati hiburan dan pengalaman gaya hidup, tetapi juga mendapatkan akses terhadap pilihan hunian, peluang usaha, dan solusi finansial dalam satu ekosistem yang saling terhubung,” ujar Setiyo Wibowo, Direktur Risk Management BTN saat pembukaan.

Acara penutupan BTN Property Expo 2026 berlangsung meriah, yang dihadiri ribuan anak muda, karena juga digelar pengumuman BTN Housingpreneur 2025 bertema Housing for Nation: Smart · Green · Inclusive. Program ini mencatat 1.170 submission dan melahirkan 57 inovator baru yang kreatif, visioner, dan solutif. Mayoritas peserta merupakan startup anak muda dengan ide-ide segar, terutama terkait pemanfaatan teknologi di sektor perumahan. BTN Housingpreneur 2025 memberikan total hadiah uang tunai senilai Rp1,5 miliar bagi para inovator muda, mahasiswa, dan pengembang.

BTN Wujudkan Mimpi Anak Muda Miliki Hunian Kini dan Nanti
Pemenang BTN Housingpreneur 2025, Foto : Santo

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mengatakan, pemerintah mengapresiasi BTN yang telah menggelar BTN Housingpreneur 2025 sebagai wujud komitmen pengembangan ekosistem perumahan nasional dengan menjaring inovasi dari akar rumput. Ajang ini menurutnya memberikan fasilitas pengembangan kemampuan dan kapasitas anak-anak muda Indonesia untuk memecahkan masalah sektor perumahan, yakni masih mismatch-nya supply dan demand untuk hunian yang layak.

“Saya sangat bangga dan gembira berada di antara anak-anak muda yang luar biasa, karena sejak awal pemerintah punya tekad yang sangat kuat bagi pembangunan dan pengembangan ekosistem perumahan. Bangsa kita memiliki energi yang besar. Oleh sebab itu, tidak ada tenaga yang bisa mengubah ini semua kecuali anak-anak muda,” ujar Wakil Menteri PKP.

Wakil Menteri PKP mendorong para generasi muda Indonesia untuk meraih impian dan mewujudkan ide-idenya untuk membawa perubahan. “Silahkan bermimpi ingin jadi apapun yang Anda mau, negara kita ini adalah negara demokrasi, negara merdeka,” tukasnya.

Salah seorang pemenang yang ditemui Kabar Properti yakni Muhammad Hariz Izzuddin (22), Juara 2 kategori House Technology Innovation-Established Business, mengaku senang dengan program BTN Housingpreneur. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak muda seperti dirinya untuk menyalurkan bakat dan potensi. Kegiatan ini juga semakin mendekatkan BTN dengan anak muda.

BTN Wujudkan Mimpi Anak Muda Miliki Hunian Kini dan Nanti
Muhammad Hariz Izzuddin, salah seorang pemenang BTN Housingpreneur 2025, Foto : Santo

Fokus utama yang diusung oleh Hariz dan timnya dari AITOMA adalah Smart Home Energy Solution, sebuah sistem pengelolaan listrik berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT). Inovasi ini dirancang secara spesifik untuk memantau konsumsi listrik secara real-time sekaligus mengidentifikasi perangkat elektronik yang boros energi. Dengan sistem ini, potensi penghematan bahkan bisa mencapai hingga 40 persen. “Saya berencana memiliki rumah melalui BTN. Semoga BTN semakin berkembang dan anak muda semakin banyak yang bisa memiliki rumah melalui BTN,” kata Hariz asal Lamongan, Jawa Timur.

Apa yang didoakan Fikri dan Hariz sebagai anak muda patut diaminkan. Semoga BTN terus bisa berkiprah di negeri ini memenuhi kebutuhan akan hunian yang layak dan terjangkau dengan baik, kini dan nanti.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button