Korporasi

Iwan Sunito Luncurkan Proyek Mixed-Use Rp19 Triliun di Five Dock Sydney

Proyek ini menggandeng arsitek global Koichi Takada, bersama PTI Architect Indonesia dan Buchan Australia.

JAKARTA, KabarProperti.id – Iwan Sunito melalui One Global Capital resmi menuntaskan akuisisi lahan premium di Five Dock, Sydney, senilai Rp1,5 triliun. Langkah ini menandai peluncuran proyek mixed-use berskala kota senilai AUD1,6 miliar atau sekitar Rp19 triliun.

Iwan Sunito, pendiri One Global Capital mengatakan, dengan kepemilikan dan kendali penuh yang kini telah tercapai, Five Dock menjadi aset utama dalam strategi pengembangan mixed use project. “Rampungnya akuisisi Five Dock merupakan momen krusial bagi One Global Capital. Kami kini dapat mengoptimalkan potensi proyek ini secara maksimal,” ujarnya.

Berlokasi di kawasan prestisius Inner West, Sydney, lahan seluas 1,4 hektare dengan panorama Kings Bay dan dekat CBD Sydney ini akan dikembangkan dengan konsep city within a city. Proyek mencakup 750 apartemen premium di lima menara, hotel 250 kamar dengan conference centre 3.000 m², serta pusat ritel dan lifestyle seluas 10.000 m².

Kawasan Five Dock dikenal sebagai hotspot properti dengan harga rumah rata-rata Rp45–60 miliar, didukung konektivitas Five Dock Metro Station dan Burwood Metro Station yang memperkuat konsep Transit Oriented Development (TOD).

Proyek ini menggandeng arsitek global Koichi Takada, bersama PTI Architect Indonesia dan Buchan Australia. Desain mengusung pendekatan biophilic dengan integrasi ruang hijau, pencahayaan alami, dan orientasi ke arah perairan.

Managing Director PTI Architect, Doddy Tjahjadi, yang di kenal sebagai pakar shopping centre designer di Indonesia berkata: “Kami merasa terhormat di pilih menjadi team Arsitek dan bekerja sama dengan Koichi Takada dan Phil Schoutrop dari Buchan. Selain itu, proyek Ini merupakan reuni dengan Iwan Sunito yang dulu adalah adik kelas saya di UNSW Bachelor of Architecture dan Master of Construction management. Visi kami bersama adalah menghadirkan shopping centre, perpustakaan publik dan ruang belajar kolaboratif dalam sebuah pengembangan mixed-use residential yang menyatu dengan lanskap hijau.”

Pengajuan perencanaan dijadwalkan Juni 2026, diikuti penjajakan investor melalui EOI pada Kuartal II 2026. Pemasaran apartemen dimulai Kuartal III 2027 dan konstruksi ditargetkan pada Kuartal II 2028.

BACA JUGA : One Global Capital Realisasikan Imbal Hasil Rp1,2 Triliun dari Proyek Five Dock Sydney

One Global Capital juga membuka peluang co-investment bagi investor Indonesia, AS, China, Singapura, Vietnam, dan Dubai. Proyek ini memperkuat koridor investasi properti Indonesia–Australia, seiring tingginya minat investor Indonesia pada pasar residensial Australia yang stabil dan transparan.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button