Korporasi

One Global Capital Realisasikan Imbal Hasil Rp1,2 Triliun dari Proyek Five Dock Sydney

Ke depan, perusahaan berkomitmen memperluas akses investor Indonesia terhadap aset properti kelas dunia.

JAKARTA, KabarProperti.idOne Global Capital merealisasikan distribusi pengembalian investasi setara Rp1,2 triliun kepada para investor, yang berasal dari laba pengembangan proyek properti di kawasan Five Dock, Sydney, dengan nilai proyek melampaui AUD100 juta.

Capaian ini menjadi salah satu realisasi imbal hasil investasi properti luar negeri terbesar yang melibatkan investor asal Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Imbal Hasil 11 Kali Lipat, Dalam Rupiah Capai 24 Kali Lipat

Pendiri dan Chairman One Global Capital, Iwan Sunito, menyatakan bahwa hasil proyek Five Dock tidak hanya melampaui target, tetapi juga membuktikan kematangan strategi investasi jangka panjang di pasar global.

Menurutnya, proyek Five Dock bermula lebih dari dua dekade lalu dengan investasi awal sekitar AUD5 juta (sekitar Rp50 miliar). Strategi yang digunakan bukan spekulasi jangka pendek, melainkan pendekatan berbasis aset riil, tata kelola ketat, serta pemahaman mendalam terhadap siklus kota dan kebijakan perencanaan di New South Wales.

“Kami tidak pernah mengejar hype, tetapi fokus pada aset nyata yang dipahami secara mendalam. Di Five Dock, prinsip kami adalah buy well, add value, and sell well. Kesabaran selama dua dekade akhirnya terbayar,” ujar Iwan dalam keterangan tertulis.

Secara rata-rata, proyek ini menghasilkan laba lebih dari AUD100 juta, atau sekitar 20 kali dari modal awal.

BACA JUGA : Setahun Usai Akuisisi Eastlakes, One Global Capital Bagikan Dividen Natal Perdana

Investor dengan dana AUD250.000 menerima distribusi sekitar AUD2,75 juta (11 kali lipat termasuk modal awal).

Dalam Rupiah, investasi awal setara Rp1,2 miliar dapat berkembang menjadi sekitar Rp28,9 miliar atau setara 24 kali lipat.

Titik Balik: Rezoning Five Dock 2019

Momentum krusial terjadi pada 2019 ketika rezoning kawasan Five Dock disetujui oleh otoritas New South Wales. Keputusan tersebut mendorong lonjakan valuasi proyek secara signifikan setelah sebelumnya pertumbuhan harga lahan berlangsung bertahap.

Rezoning ini menjadi katalis utama peningkatan nilai aset dan mempercepat realisasi keuntungan proyek.

Kinerja 2025 dan Optimisme Tahun Kuda Api 2026

Menutup tahun 2025, One Global Capital mencatatkan pencapaian penting dengan mendistribusikan dividen perdana senilai sekitar AUD3 juta pada Hari Natal, dengan imbal hasil setara 28,5%.

Tak lama berselang, menjelang Tahun Baru Imlek 2026, perusahaan kembali mendistribusikan laba proyek Five Dock senilai Rp1,2 triliun.

Bagi Iwan Sunito yang lahir di Tahun Kuda Api 1966, Tahun Kuda Api 2026 memiliki makna personal. Filosofi Kuda Api yang melambangkan energi, keberanian, dan daya tahan dinilai sejalan dengan perjalanan perusahaan dalam membangun portofolio jangka panjang, mengelola risiko, serta menentukan momentum realisasi investasi secara optimal.

“Hasil besar tidak lahir dalam semalam, tetapi dari dua dekade kesabaran, keteguhan, dan keberanian untuk tetap berjalan saat belum banyak yang percaya,” ujarnya.

Australia dan Sydney sebagai Safe Haven Investasi Properti

Keberhasilan proyek Five Dock juga didukung fondasi ekonomi Australia yang stabil. Dengan nilai ekonomi sekitar AUD2,3 triliun, GDP per kapita di atas AUD90.000, sistem hukum independen, serta regulasi perencanaan yang transparan, Australia dinilai sebagai salah satu destinasi investasi global paling stabil.

Di dalamnya, Sydney berkembang sebagai safe haven di kawasan Asia Pasifik. Permintaan properti tumbuh secara struktural, didorong oleh migrasi, pendidikan, sektor kesehatan, dan ekonomi riil, bukan sekadar spekulasi jangka pendek.

Komitmen Perluas Akses Investor Indonesia

Director of Capital One Global Capital, Samuel Sunito, menegaskan bahwa distribusi imbal hasil signifikan ini menjadi bukti bahwa pemilihan aset yang tepat, tata kelola kuat, dan strategi jangka panjang dapat menghasilkan keuntungan nyata bagi investor Indonesia.

Ke depan, perusahaan berkomitmen memperluas akses investor Indonesia terhadap aset properti kelas dunia, sehingga tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pemilik aset di pasar global.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button